• Rabu, 28 September 2022

Kunyit, Obat Tradisional Untuk Sakit Pinggang

- Selasa, 21 Juni 2022 | 19:58 WIB
Ilustrasi Pengobatan Sakit Nyeri Belakang (Jennyfriedrichs)
Ilustrasi Pengobatan Sakit Nyeri Belakang (Jennyfriedrichs)

 

Diseduh.com-  Bagi yang pernah merasakan sakitnya jika pinggan mengalami gangguan. Sakit pinggang dapat karena angkat beban yang salah atau terlalu berat sehingga pinggang menjadi sakit.

Melihat bahwa sakit pinggang itu sungguh tidak enak atau nyaman untuk aktivitas sehari-hari, maka perlu adanya antisipasi dini dengan cara menyiapkan obat atau lebih hati-hati dalam aktivitas.

Mengenai obat teman-teman semua bisa memanfaatkan obat tradisional walaupun obat yang diproduksi oleh perusahaan farmasi banyak.

Baca Juga: Jahe Merah, Obat Tradisional Untuk Sakit Pinggang

Obat tradisional cukup mudah untuk kita olah ataupun kita dapatkan. Karena tumbuhan ini tidak sulit untuk ditanam dan di banyak daerah Indonesia bisa tumbuh dengan baik.

Maka perlu dicoba melakukan pengobatan sakit pinggang dengan obat tradisional Indonesia. Berikut penjelasan bagaimana kunyit diproses dan larangan untuk mengkonsumsi kunyit untuk pengobatan.

Kunyit Curcuma domestica Val

  1. Nama daerah
    • Sumatera: kunyet (Aceh), hunik (Batak);
    • Kalimantan: janar (Banjar), cahang (Dayak Panyabung);
    • Jawa: koneng, temu kuning (Sunda), kunir (Jawa), konye, temo koneng (Madura);
    • Nusa Tenggara: kunyik (Sasak);
    • Sulawesi: hamu (Sangir), alawahu (Gorontalo);
    • Maluku: kumino, unin (Ambon);
    • Irian: kandeifu (Nufor), yaw (Arzo).
  2. Bagian yang digunakan: rimpang segar
  3. Manfaat: sakit pinggang
  4. Larangan: alergi
  5. Peringatan: belum dilaporkan
  6. Efek samping: alergi
  7. Interaksi: belum dilaporkan
  8. Dosis: 1 x 3-9 g rimpang/hari.
  9. Cara pembuatan/penggunaan: bahan diparut, ditempelkan pada bagian yang sakit,dan didiamkan sampai
  10. Daftar pustaka:
    • Catherine U, Erica S, eds. 2010. Natural Standard Herbal Pharmacotherapy, An Evidence Based Approach. 1st ed. Mosby Elsevier. 188-9.
    • Committee on Herbal Medicinal Products (HMPC). 2009. Assessment Report On Curcuma longa Rhizome. European Medicines Agency (EMEA). Evaluation of Medicines for Human Use. London.
    • 1999. Rhizome Curcumae longae. WHO Monograph on Selected Medicinal Plants. 1: 115-122.

 

 

Editor: Moh Khafid Afandi

Sumber: Berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jeruk Nipis, Obat Tradisional Untuk Nyeri Haid

Selasa, 21 Juni 2022 | 20:08 WIB

Kunyit, Obat Tradisional Untuk Sakit Pinggang

Selasa, 21 Juni 2022 | 19:58 WIB

Jahe Merah, Obat Tradisional Untuk Sakit Pinggang

Selasa, 21 Juni 2022 | 19:51 WIB

Kayu Manis, Obat Tradisional Untuk Nyeri Haid

Selasa, 21 Juni 2022 | 19:48 WIB

Saga, Obat Tradisional Untuk Batuk

Senin, 20 Juni 2022 | 16:45 WIB

Adas, Obat Tradisional Untuk Batuk

Senin, 20 Juni 2022 | 16:43 WIB

Akar Manis, Obat Tradisional Untuk Batuk

Senin, 20 Juni 2022 | 16:40 WIB

Timi, Obat Tradisional Untuk Batuk

Senin, 20 Juni 2022 | 16:38 WIB

Lengkuas, Obat Tradisional Untuk Kaki Terkilir

Senin, 20 Juni 2022 | 16:26 WIB

Jahe, Obat Tradisional Untuk Leher Kaku

Senin, 20 Juni 2022 | 16:24 WIB

Kunyit, Obat Tradisional Untuk Encok/Pegal Linu

Senin, 20 Juni 2022 | 16:18 WIB

Jahe, Obat Tradisional Untuk Pegal Linu

Senin, 20 Juni 2022 | 15:33 WIB

Terpopuler

X