• Rabu, 28 September 2022

Sereh, Obat Tradisional Penyembuh Encok / Pegel Linu

- Senin, 20 Juni 2022 | 16:15 WIB
Pegal Linu Belakang (Tumisu)
Pegal Linu Belakang (Tumisu)

 

Diseduh.com-  sereh adalah tumbuhan rumput-rumputan yang dapat digunakan sebagai bahan campuran makanan dan juga untuk penyembuhan encok atau pegal linu.

Penggunaan tumbuhan sereh untuk obat tradisional ada benarnya sudah dilakukan dari dahulu dan sekarang pemerintah mengeluarkan formulasi ramuan tradisional Indonesia.

Yang artinya pemerintah mengamini ada obat tradisional yang aman dan layak untuk digunakan. Tetapi bahwa obat tradisional cocok untuk sakit yang cenderung ringan, jika memang parah lebih baik dibawa ke Rumah Sakit.

Baca Juga: Sambiloto, Obat Tradisional Untuk Pegal Linu atau Encok

Untuk yang sukan aktivitas berat untuk lebih berhati-hati lagi agar tidak ada peregangan otot yang  menyebabkan nyeri yang bisa disebut encok.

Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai sereh sebagai obat tradisional dan gimana cara penggunaan dan ketentuannya dapat dibaca berikut ini :

Sereh Cymbopogon nardus (L) Rendle

  1. Nama daerah
    • Sumatera: sere mangat, sange-sange, sarai;
    • Jawa: sere;
    • Kalimantan: belangkak, segumau;
    • Nusa Tenggara: see, pataha mpori, kendaung witu, nau  sina;
    • Sulawesi: tonti, timbu ‘ale, longio;
    • Maluku: tapisa-pisa, hisa-hisa,

Baca Juga: Jahe, Obat Tradisional Untuk Pegal Linu

  1. Bagian yang digunakan: herba
  2. Manfaat: pegel linu
  3. Larangan: alergi
  4. Peringatan: belum dilaporkan
  5. Efek samping: alergi kulit
  6. Interaksi: belum dilaporkan
  7. Dosis: 2 x 2 g bonggol/hari
  8. Cara pembuatan/penggunaan: bahan direbus dengan 2 gelas air sampai menjadi 1 gelas, dinginkan, saring dan diminum selagi hangat.
  9. Daftar pustaka:
    • Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. 2009. Taksonomi Koleksi Tanaman Obat Kebun Tanaman Obat Citeureup. Badan Pengawas Obat dan Makanan 33.
    • Dalimartha S. 2001. 96 Resep Tumbuhan Obat Untuk Rematik. Jakarta: Penebar
    • Figueirinha A, Cruz MT, Francisco V, et al. 2010. Anti- Inflammatory Activity Of Cymbopogon citratus Leaf Infusion In Lipopolysaccharide-Stimulated Dendritic Cells. Contribution Of The Polyphenols. J Med Food. 13(3): 681-90.
    • Francisco V, Figueirinha A, Neves BM, et al. Cymbopogon citratus As Source Of New And Safe Anti- Inflammatory Drugs:Bio-Guided Assay Using Lipopoly saccharide-stimulated Macrophages. J Ethnopharmacol. 133(2): 818-27.
    • Wickersham RM, Scott JA, Lenzini SW, et al (eds). The Review Of Natural Products 4th ed. Facts And Comparisons, St Louis, Missouri, USA. 294-5.

 

Halaman:

Editor: Moh Khafid Afandi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jeruk Nipis, Obat Tradisional Untuk Nyeri Haid

Selasa, 21 Juni 2022 | 20:08 WIB

Kunyit, Obat Tradisional Untuk Sakit Pinggang

Selasa, 21 Juni 2022 | 19:58 WIB

Jahe Merah, Obat Tradisional Untuk Sakit Pinggang

Selasa, 21 Juni 2022 | 19:51 WIB

Kayu Manis, Obat Tradisional Untuk Nyeri Haid

Selasa, 21 Juni 2022 | 19:48 WIB

Saga, Obat Tradisional Untuk Batuk

Senin, 20 Juni 2022 | 16:45 WIB

Adas, Obat Tradisional Untuk Batuk

Senin, 20 Juni 2022 | 16:43 WIB

Akar Manis, Obat Tradisional Untuk Batuk

Senin, 20 Juni 2022 | 16:40 WIB

Timi, Obat Tradisional Untuk Batuk

Senin, 20 Juni 2022 | 16:38 WIB

Lengkuas, Obat Tradisional Untuk Kaki Terkilir

Senin, 20 Juni 2022 | 16:26 WIB

Jahe, Obat Tradisional Untuk Leher Kaku

Senin, 20 Juni 2022 | 16:24 WIB

Kunyit, Obat Tradisional Untuk Encok/Pegal Linu

Senin, 20 Juni 2022 | 16:18 WIB

Jahe, Obat Tradisional Untuk Pegal Linu

Senin, 20 Juni 2022 | 15:33 WIB

Terpopuler

X